> Alhamdulillah, Dua Pasien Positif C0r0n4 Kondisinya Membaik Usai Jalani Terapi Plasma Konvalesen di RSPAD
Loading...

Alhamdulillah, Dua Pasien Positif C0r0n4 Kondisinya Membaik Usai Jalani Terapi Plasma Konvalesen di RSPAD

Loading...
Loading...

https: img.okeinfo.net content 2020 05 14 481 2213787 dua-pasien-positif-corona-kondisinya-membaik-usai-jalani-terapi-plasma-konvalesen-di-rspad-TQZ4u6TZsx.jpgDua pasien positif corona atau COVID-19 dikabarkan membaik setelah menjalani terapi plasma konvalesen di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta Pusat.
Kabar gembira ini dijabarkan secara blak-blakan oleh Kolonel CKM Dr. Nana Sunardi, SP.OG, MMRS, selaku Direktur Pembinaan Pengembangan RSPAD Gatot Soebroto saat melaporkan perkembangan tiga pasien positif corona yang menerima donor plasma kepada Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal Andika Perkasa melalui video conference.
Dia menjelaskan, dua orang pasien yang telah diberi terapi plasma konvalesen keadaannya semakin membaik. Bahkan salah satu diantara mereka sudah tidak lagi membutuhkan ventilator.
"Terapi sudah diberikan kepada 3 penderita. Salah satunya Nyonya M (64 tahun). Dia sudah mendapat 3 kali terapi dalam kurun waktu 6 hari," ujar Kolonel Nana Sunardi, seperti dikutip Okezone dari tayangan di channel Youtube resmi TNI AD, Kamis (13/5/2020).
Kolonel Nana
Lebih lanjut Nana menjelaskan, pasien berinisal Nyonya M ini sebelumnya juga diketahui memiliki dua penyakit komorbid yakni, diabetes dan jantung. Namun setelah menjalani terapi plasma konvalesen, perkembangan kesehatannya dilaporkan meningkat secara signifikan.
Pasien tersebut kini sudah tidak lagi menggunakan alat bantu ventilator. Gejala-gejala yang ditunjukkan pun mulai berkurang.
Sementara itu, pasien berinisial Tuan R (68 tahun) kondisi kesehatannya pun dilaporkan sudah membaik. Sebelum menjalani terapi, pasien ini harus menjalani perawatan intensif di ruangan isolasi. Namun mengingat kondisinya mulai membaik, pasien tersebut sudah menjalani rawat inap di ruang biasa.
"Untuk pasien ketiga atau Tuan D, baru diberikan terapi kemarin sore, dan masih dalam tahap monitor," ungkap Nana saat melaporkan perkembangan pasien pada 8 Mei lalu.
Laporan tersebut langsung mendapat respons positif dari Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal Andika Perkasa. Dalam video itu dia tampak memberikan semangat dan apresiasi kepada timnya yang tengah berjuang keras menangani pandemi COVID-19.
"Ini kabar gembira. Alhamdulillah kondisi mereka lebih baik dibanding sebelum pemberian plasma. Tolong dilanjutkan," ujarnya.
Jenderal Andika Perkasa
Sekadar informasi, RSPAD Gatot Soebroto menjadi satu-satunya rumah sakit di Indonesia yang mendapatkan izin untuk melakukan penelitian plasma konvalesen. Sejak rencana penelitian ini dikeluarkan, pihak RSPAD Gatot Soebroto langsung membentuk protokol etik penelitian untuk diajukan kepada Komisi Etik Penelitian Kesehatan, baik lokal maupun yang sudah terdaftar pada komisi etik nasional.
"Alhamdulillah kami sudah mendapatkan protokol ethical clearance dari komisi etik penelitian, sehingga secara legal kami boleh melakukan penelitian ini," terang Kolonel Nana Sunardi.
"Selain itu, Majelis Kehormatan Etik Kedokteran juta sidah mengeluarkan fatwa untuk penelitian pada masa pandemi ini, dan itu menjadi dasar pedoman kami untuk melakukan penelitian ini," tandasnya.

LihatTutupKomentar
Loading...