Petani Tua Didenda Rp3 Juta Karena Langgar Kebijakan Pemerintah

Virus corona tidak seharusnya mematikan hati nurani. Bencana ini seharusnya membuat kita lebih peduli sesama.

Di masa yang sulit ini, saatnya kita mengesampingkan perbedaan ras, suku, agama, maupun budaya. Lalu berjuang bersama dan bahu-membahu dalam menghadapi sebuah pandemi.

Hal inilah yang ditunjukan oleh warganet di Malaysia. Mereka berpatungan hingga terkumpul uang 1.000 ringgit, setara Rp3 juta untuk membantu petani lansia yang didenda akibat melanggar aturan lockdown.

Laman China Press melaporkan seorang kakek berusia 80 tahun itu tidak dapat membayar denda karena tak memiliki pekerjaan. Dia juga mengaku sangat miskin.

Hukuman

Sayangnya, sanksi itu tetap harus dipenuhi si kakek. Penderitaan kakek tersebut lalu menarik perhatian warganet.

Mereka berbondong-bondong menggalang dana demi membantu melunasi denda kakek tersebut. Bersama-sama, mereka berhasil mengumpulkan lebih dari RM1.000 (Rp3 juta) untuk membantu membayar denda sang kakek.

Salah seorang perwakilan dari penggalang dana mengunjungi rumah kakek tersebut dan memberikan hasil sumbanngnya. Betapa bahagianya sang kakek.

Tapi tidak hanya sampai di situ, lelaki tersebut juga menyumbangkan beberapa masker dan memastikan sang kakek aman dari Covid-19.

Kakek itu ditangkap pada 11 April 2020 karena melanggar kebijakan lockdown.