> Hati-Hati Dengan ISTIDROJ Yakni Jebakan Dengan Terus Diberi Limpahan Rezeki Padahal Masih Dalam Kemaksiatan
Loading...

Hati-Hati Dengan ISTIDROJ Yakni Jebakan Dengan Terus Diberi Limpahan Rezeki Padahal Masih Dalam Kemaksiatan

Loading...
Loading...

Nabi Saw bersabda:

إِذَا رَأَيْتَ اللهَ تَعَالَى يُعْطِي الْعَبْدَ مِنَ الدُّنْيَا مَا يُحِبُّ وَهُوَ مُقِيمٌ عَلَى مَعَاصِيْهِ فَإِنَّمَا ذَلِكَ مِنهُ اسْتِدْرَاجٌ

“Bila kamu melihat Allah memberi hamba akan (perkara) dunia yang diinginkannya, padahal dia terus berada dalam kemaksiatan kepada-Nya, maka (ketahuilah) bahwa hal itu adalah istidroj (jebakan berupa nikmat yang disegerakan) dari Allah.” (HR. Ahmad)

Istridroj diantara:

1. Selalu diberi harta yang berlimpah padahal tidak pernah bersedekah.

2. Rizkinya berlipat-lipat, padahal jarang shalat dan terus berbuat maksiat. Maksiat sana sini tapi Allah tetap limpahkan rezeki tanpa henti.

3. Dikagumi, dan dihormat, banyak orang padahal akhlak tidak lah baik.

4. Diikuti banyak orang, diteladani dan diidolakan padahal mengumbar auratnya dalam berpakaian yang tidak pernah dijaga.

5. Sangat jarang diuji untuk sakit padahal dosa-dosa menggunung dan membukit tanpa henti.

6.Tidak pernah diberikan musibah padahal hidup sombong angkuh bedebah, serta mengucilkan orang lain.

7. Anak-anak sehat-sehat, cerdas-cerdas padahal diberikan makan dari harta haram yang didapatkan dengan berbagai cara yang tak lazim.

8. Hidup bahagia penuh canda tawa padahal banyak orang karenanya ternoda dan terluka.

9. Karirnya terus menanjak padahal banyak orang yang diinjak-injak.

10. Semakin tua semakin makmur padahal berkubang dosa disepanjang umur.

Hati-hati saudaraku karena itulah yang dinamakan ISTIDROJ.!

Renungkanlah ayat dibawah ini:

Allah Swt berfirman:

فَلَمَّا نَسُوا مَا ذُكِّرُوا بِهِ فَتَحْنَا عَلَيْهِمْ أَبْوَابَ كُلِّ شَيْءٍ حَتَّى إِذَا فَرِحُوا بِمَا أُوتُوا أَخَذْنَاهُمْ بَغْتَةً فَإِذَا هُمْ مُبْلِسُونَ

“Maka tatkala mereka melupakan peringatan yang telah diberikan kepada mereka, Kamipun membukakan semua pintu-pintu kesenangan untuk mereka; sehingga apabila mereka bergembira dengan apa yang telah diberikan kepada mereka, Kami siksa mereka dengan sekonyong-konyong, maka ketika itu mereka terdiam berputus asa.” (QS. Al An’am: 44).

LihatTutupKomentar
Loading...