PM Selandia Baru Ajak Bayi ke Sidang Umum PBB


Cerita tentang anak yang dibawa orangtuanya dalam sebuah acara besar juga pernah dilakukan oleh Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern.

Ia telah menciptakan sejarah baru sebagai pemimpin wanita pertama yang menghadiri pertemuan Sidang Umum PBB dengan mengajak bayi yang baru dilahirkannya.

PM Ardern muncul bersama anak perempuannya di markas PBB di New York pada Senin malam waktu setempat, 24 September 2018. Ia terlihat sempat bermain dengan buah hatinya sebelum memberikan pidato di pertemuan perdamaian Nelson Mandela.

Ketika dia berpidato, mitra rumah tangganya, Ardern Clarke Gayford, adalah sosok yang menggendong bayi bernama Neve Te Aroha tersebut.

Sang perdana menteri berkomitmen untuk menyusui putrinya secara eksklusif, di mana berarti Neve harus bepergian bersamanya ke New York selama enam hari, selama berlangsungnya agenda Sidang Umum PBB.

Diwawancarai oleh acara Today di jaringan stasiun televisi NBC, tentang bagaimana memimpin Selandia Baru di kala berstatus ibu menyusui dan kondisi Neve dalam penerbangan 17 jam ke New York, Ardern menjawab dengan tawa dan berkata, "Rasanya pada saat itu, saya bukan sedang dalam tugas memimpin negara, tapi menjaga bayi saya tetap tenang."

Ia mengatakan telah meminta maaf sebelumnya kepada sesama penumpang karena sesekali tangisan Neve cukup menggangu "kedamaian di dalam kabin pesawat".

"Menjadi orangtua dan perdana menteri dalam waktu bersamaan telah memenuhi harapan saya, tapi kebahagiaan untuk selalu dekat dengan Neve benar-benar sulit diungkapkan bagaimana rasanya," jelasnya dengan bangga.